Kisah Kyai Pamungkas: Pemandian Jodoh & Kekayaan

0
78
Ilustrasi

Kisah Kyai Pamungkas:
PEMANDIAN JODOH DAN KEKAYAAN

Tak jarang, tempat angker yang berbahaya sengaja didatangi manusia untuk sekadar menghubungkan keinginannya dengan zat gaib yang dipercaya. Terkadang, tanpa disadari mereka terjebak dalam perjanjian dengan siluman…

Alam yang elok dengan gemercik air mengalir menghiasi alam sekitar tempuran Blambangan. Sesekali angin semilir menerpa rumpun pohon bambu yang tumbuh di sekelilingnya menimbulkan simponi alam yang tersendiri di telinga. Siang itu, paranormal-indonesia.com duduk memandangi air bening yang mengalir tenang menuju ke arah selatan. Sudah barang tentu, jika dirunut air tersebut akan bermuara di pantai Selatan. Suatu kawasan yang memiliki kekuatan mistik amat dahsyat dengan ratunya yang demikian legendaris, Khanjeng Ratu Kidul.

Paranormal-indonesia.com pun penasaran dengan kisah masyarakat sekitar dusun Gumuk Tempuran, yang menceritakan bahwa pada hari-hari khusus seperti SeIasa Kliwon, Jum’at Kliwon dan malam satu suro, tempuran Blambangan banyak didatangi orang untuk mandi di tempat tersebut. Sudah dapat dipastikan, pada saat itu, berbagai harapan dan keinginan pun tumpah di sana. Dan kebanyakan, masyarakat yang datang berasal dari luar daerah.

Tak dapat dipungkiri, berbagai macam keinginan dari manusia yang pernah datang untuk berburu kepuasan menjadi catatan gaib di tempat itu. Dari banyak keterangan yang berhasil kami dapatkan kebanyakan yang datang adalah kaum Hawa yang usianya sudah menginjak kepala tiga, tetapi belum juga mendapatkan pasangan hidup. Mereka berharap, dengan mandi di tempuran yang mempertemukan tiga aliran sungai dapat membuat jodohnya cepat datang. Meski tak sedikit, pada waktu yang sama, kalangan penghayat spiritualis juga melakukan tapa kungkum di sana.

Sampai sekarang, khususnya para penghayat spiritual atau kalangan sepuh banyak yang meyakini, dengan melakukan kegiatan ritual di kali tempuran, maka hasil yang diperolehpun bakal berlipat ganda. Selain bebas dari sengkolo dan segala kesialan, ilmu hitam yang selama ini tanpa sadar dimiliki juga Ienyap dengan sendirinya. Dan setelah itu, ilmu yang benar-benar hak akan memancarkan cahayanya yang gemilang dari badan si pelaku. Itulah salah satu dari sekian banyak kelebihan jika kita melakukan ritual di kali tempuran yang pasti memiliki keangkeran Iebih ketimbang kali atau sungai biasa.

Pandangan tentang keangkeran tempuran Blambangan, ternyata juga diakui oleh segenap masyarakat yang mukim di Dusun Gumuk Tempuran, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. “Tempuran Blambangan merupakan tempat yang sangat angker dan menakutkan,“ demikian ungkap beberapa penduduk.

Bahkan, Ian, 35, yang tinggal sekitar tiga ratus meter arah barat dari tempuran Blambangan menyatakan, “Pada hari-hari tertentu, banyak warga yang melihat banyak monyet jadi-jadian yang bergelantungan di rumpun bambu yang tumbuh subur di sekitar tempuran. Bahkan ada yang melihat monyet-monyet itu masih di tempuran Blambangan sebagaia mana layaknya manusia; Aneh kan ….”

Beberapa saat, kembali Ibnu menambahkan penuturannya, “Pada malam-malam tertentu, biasanya di tengah malam buta. terkadang ada juga warga yang mendengar auman si raja hutan: Harimau. Padahal tempuran Blambangan terletak di tengah-tengah pemukiman penduduk. Jadi jika dipikir secara logika, tidak mungkin di sini berkeliaran binatang hutan seperti harimau dan ratusan monyet yang jumIahnya mencapai ratusan ekor. Dengan kata lain, haI itu adalah fenomena gaib yang menyungkupi tempuran yang dikeramatkan banyak orang itu.” “Terkadang, masyarakat sekitar sini juga merasa heran kenapa tempuran Blambangan bisa terkenal sampai ke luar daerah. Padahal jelas, tempatnya amat angker,” imbuh Ian. “Dan di samping angker, tempat itu juga amat berbahaya atau mungkin karena banyak yang tidak tahu jika di seputar tempuran banyak terdapat sarang yang dihuni ular-ular yang lumayan besar dan panjang. Bahkan, dua bulan lalu, masyarakat setempat berhasil menangkap ular phyton sepanjang empat meter di bangunan tempuran yang justru digunakan oleh para pengunjung untuk mandi,” sambungnya menggelenggelengkan kepala. Ia seolah tidak percaya dengan tingkah konyol yang dilakukan oleh banyak orang yang sengaja mandi untuk memburu berkah di tempat tersebut.

Masyarakat sekitar yakin, induk ataupun pasangan ular tersebut pasti masih ada di sekitar tempuran Blambangan. Dan bukan tidak mungkin, sewaktu-waktu, ular itu akan melahap salah seorang pencari berkah yang kebetulan sedang mandi di tempat itu. Sayangnya, karena berita yang merebak ke luar (dan disebarkan oleh mereka yang datang dan konon berhasil) bahwa tempuran Blambangan merupakan tempat bertuah yang tepat untuk mendekatkan keinginan dengan sang pencari berkah apakah itu berkah kekayaan, kedigdayaan atau pun jodoh, maka, tak ada seorang pun di antara mereka yang tahu jika tempat yang dituju adalah merupakan kawasan yang angker sekaligus berbahaya.

Bahkan, beberapa pemancing yang gemar mengail di tempat itu juga mengakui acap digoda oleh makhluk halus ataupun siluman yang menghuni tempuran Blambangan. Peristiwa yang menakutkan dan sekaligus menggiriskan ternyata pernah dialami oleh Brewok, yang mukim di Dusun Gumuk Baturan. Pada suatu malam, ketika ia tengah mengail di tempat itu, mendadak mata kailnya bergerak-gerak seolah ditarik oleh ikan yang amat besar. Dengan gembira, ia pun bejuang untuk menarik tali kailnya. Sementara, senternya tetap di arahkan ke permukaan air yang tengah membuncah tak beraturan.

“Jujur saja, aku kaget dan tidak percaya dengan apa yang ku lihat sendiri. Ternyata, mata kailku dimakan oleh ikan berkepala manusia. Kalau bukan hantu atau siluman penunggu tempuran Blambangan, mana mungkin ada ikan berkepala manusia.” Ungkapnya nya dengan penasaran.

Rasa takut langsung saja merajai hatinya. Tetapi dasar hobi, beberapa hari kemudian rasa takut itupun hilang dengan sendirinya. Dan sejak itu, Brewok bersama dengan beberapa sahabatnya kembali mengail di tempat yang dianggap angker itu. Berhentikah godaan itu? Ternyata tidak. Buktinya, beberapa godaan yang dianggap sebagai ulah iseng dari penunggu gaib tempuran Blambangan sempat dialami lagi dan lama-kelamaan, godaan itu dianggap sebagai hal yang biasa oleh Brewok maupun para sahabatnya.

Akhirnya paranormal-indonesia.com dapat menarik kesimpulan, kisah mistik yang terjadi di seputar tempuran Blambangan adalah ulah iseng dari penunggu gaib tempat itu. Dan mereka selalu berusaha untuk mengecoh manusia yang lemah iman untuk berpaling dari-NYA. Jadi bukan tidak mungkin, tanpa disadari, si pencari berkah yang berhasil meraih keinginannya dari tempat itu telah bersekutu dengan siluman. Oleh karena itu, akan lebih baik jika sebagai manusia yang diciptakan oleh dzat yang menguasai langit dan bumi,, dapat menyadari bahwa Allah begitu pemurah, pengasih dan penyayang untuk mengabulkan berbagai maksud yang ada di hati kita masing-masing. ©️KyaiPamungkas

Paranormal Terbaik Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here